Fenomena Aglomerasi Pada Serbuk Itrium Hidrida Pasca Proses Penggilingan Bola

Main Article Content

Andika Pramono
Eko Sulistiyo
Heri Nugraha
Satrio Herbirowo
Iwan Dwi Antoro

Abstract

ABSTRACT


This study investigated the changes in the size and morphology of yttrium hydride (YH2) powder during ball milling with H2 gas. The initial particle size distribution of YH2 indicated an average size of around 1007.7 nm with low sphericity and highly angular to angular morphology. After ball milling with H2 gas, the average particle size significantly increased to approximately 2.102 x 104 nm or about 20.86 times larger than the initial size. The percentiles of the particle size distribution revealed significant variations, ranging from relatively small to much larger particle sizes. Factors influencing these changes included the chemical reduction effect of H2 gas, mechanical deformation, increased specific surface area, thermal energy, and potential agglomeration or crystal growth. The morphology of the powder after ball milling showed sharper and less spherical particles than the initial powder. These results provided a deep understanding of the dynamics of the ball milling process on the microstructure of YH2 powder. The implications of this research extended beyond the development of more efficient production techniques to applications in energy and electronics. By investigating the influence of various parameters in the ball milling process, this study established a robust foundation for further understanding and optimization in producing and utilizing yttrium hydride material in future high-tech applications.


 


Keywords: yttrium hydride, ball milling, morphology, particle size distribution, H2 gas.


 


ABSTRAK


Penelitian ini menginvestigasi perubahan ukuran dan morfologi serbuk itrium hidrida (YH2) selama proses penggilingan bola dengan gas H2. Distribusi ukuran partikel YH2 awal menunjukkan ukuran rata-rata sekitar 1007,7 nm dengan kebulatan rendah dan morfologi yang sangat bersudut hingga bersudut. Setelah penggilingan bola dengan gas H2, ukuran rata-rata partikel meningkat secara signifikan menjadi sekitar 2,102 x 104 nm atau sekitar 20,86 kali lebih besar dari ukuran awal. Persentil distribusi ukuran partikel menunjukkan variasi yang signifikan dalam distribusi ukuran, dari partikel relatif kecil hingga ukuran yang jauh lebih besar. Faktor-faktor yang memengaruhi perubahan ini meliputi efek reduksi kimia oleh gas H2, deformasi mekanis, peningkatan permukaan spesifik, energi termal, dan kemungkinan aglomerasi atau pertumbuhan kristal. Morfologi serbuk hasil penggilingan bola menunjukkan partikel yang lebih tajam dan kurang bulat dibandingkan dengan serbuk awal. Hasil ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang dinamika proses penggilingan bola terhadap struktur mikro serbuk YH2. Implikasi dari penelitian ini bukan hanya pada pengembangan teknik produksi yang lebih efisien, tetapi juga pada aplikasi material dalam bidang energi dan elektronika. Dengan menyelidiki pengaruh berbagai parameter dalam proses penggilingan bola, penelitian ini memberikan pemahaman lebih lanjut dan pengoptimalan dalam produksi serta penggunaan material itrium hidrida dalam aplikasi teknologi tinggi di masa depan.


 


Kata kunci: itrium hidrida, penggilingan bola, morfologi, distribusi ukuran partikel, gas H2.

Article Details

Section

Articles