Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendhrat dengan Polycarboxylate Ether Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendhrat dengan Polycarboxylate Ether Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton
Main Article Content
Abstract
ABSTRAK
Beton merupakan suatu material konstruksi yang memiliki nilai kuat tekan yang tinggi tetapi nilai kuat tariknya rendah sehingga bila diperlukan beton yang mempunyai nilai kuat tarik yang lebih tinggi dibandingkan dengan beton konvensional yaitu menggunakan beton serat. Beton serat adalah beton yang dalam kandungannya terdapat serat (fiber) yang dapat menaikan kuat tarik pada beton karena fiber mempunyai kuat tarik yang lebih tinggi daripada beton tanpa serat, pada penelitian ini digunakan serat kawat bendhrat untuk menaikan kuat tarik tetapi dalam penggunaannya serat pada campuran beton dapat membuat nilai slump serta workability pada campuran beton menjadi rendah dan campuran beton akan rentan mengalami balling effect. Sehingga dibutuhkan bahan kimia untuk meningkatkan workability pada campuran beton, Pada penelitian ini menggunakan bahan kimia berupa polycarboxylate ether (PCE) untuk meningkatkan workability pada campuran beton. Dengan 5 variasi yaitu beton normal, beton dengan penambahan polycarboxylate ether 3% dan variasi penambahan serat kawat bendhrat dengan persentase 0%, 1%, 2%, dan 3% dari total berat beton. Berdasarkan hasil pengujian slump beton berturut turut yaitu 12 cm, 16,3 cm, 14,8 cm, 12,6 cm dan 10,9 cm. Pengujian pada umur 28 hari didapatkan hasil nilai kuat tekan rata-rata yaitu 30,195 MPa, 31,667 MPa, 31,610 MPa, 32,271 MPa, 32,931 MPa. Sedangkan nilai kuat lentur balok masing-masing sebesar 16 MPa, 10 MPa, 19 MPa, 26 MPa dan 24 MPa.
Kata kunci: kawat bendhrat, polycarboxylate ether, slump, kuat tekan, kuat lentur