Upaya Konversi Limbah Lingkungan Sebagai Alternatif Bahan Perkerasan Jalan (Paving Bock)
Main Article Content
Abstract
ABSTRACT
Plastic waste and shell waste often become a topic of discussion in the community. The increase in the amount of waste generally occurs because the public has minimal knowledge about processing it. These problems encourage students to be able to create innovations that have a positive impact on the environment and society. Paving blocks which are generally made from cement and aggregate can now be designed using plastic waste and shell waste. With this research, it is hoped that students will be able to contribute to minimizing the distribution of waste, and can determine the optimal waste mixture as the main ingredient in making paving blocks. From the research carried out, it shows that paving blocks with a mixture of 70% plastic waste and 30% shell waste already have quality that is suitable for use with a compressive strength of 9.15 Mpa, with an average absorption capacity of 3.020% which can be recommended as paving block quality D. Thus, the use of plastic waste and shell waste as paving blocks is not only an environmentally friendly product solution, but also innovative in creating business opportunities as an economical construction material.
Keywords: Keywords: Plastic waste, Shellfish Waste, Compressive Strength, Absorption Capacity of Paving Blocks
ABSTRAK
Limbah plastik dan limbah kulit kerang kerap menjadi perbincangan di lingkungan masyarakat. Meningkatnya jumlah limbah umumnya terjadi karena pengetahuan masyarakat yang minim dalampengolahnnya. Dengan adanya permasalahan tersebut mendorong mahasiswa untuk dapat menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Paving block yang umumnya terbuat dari semen dan agregat kini dapat kita rancang dengan menggunakan limbah plastik dan limbah kulit kerang. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mahasiswa mampu berkontribusi di dalam meminimalisir penyebaran limbah, serta dapat menentukan campuran optimum limbah sebagai bahan utama di dalam pembuatan paving block. Dari penelitian yag dilakukan menunjukkan bahwa paving block dengan campuran 70% limbah plastik dan 30% limbah kulit kerang sudah memiliki kualitas yang layak di gunakan dengan kuat tekan sebesar 9,15 Mpa, dengan daya serap rata – rata yang diperoleh sebesar 3,020% dapat dikategorikan sebagai paving block mutu D. Dengan demikian memanfaatkan limbah plastik dan limbah kulit kerang sebagai paving block bukan hanya solusi produk ramh lingkungan, tetapi juga menjadi terobosan inovasi di dalam menciptakan peluang bisnis sebagai salah satu bahan konstruksi yang ekonomis.
Kata kunci: Limbah plastik, Limbah Kulit Kerang, Kuat Tekan, Daya Serap Paving Block