Investigasi laboratorium kekuatan belah dan respon waktu beton porus yang terbuat dari abu terbang dan serat polypropylene
Main Article Content
Abstract
Dalam beberapa dekade terakhir, bangunan dan jalan semakin menutupi lahan, menjadikan permukaan kedap air, dan terjadi genangan berkepanjangan yang mendorong pertumbuhan jamur dan bau yang tidak sedap. Bersamaan dengan itu, permukaan kedap air menghambat masuknya air hujan ke dalam tanah yang selanjutnya merusak sirkulasi air permukaan. Para ahli lingkungan dan insinyur sumber daya air telah mengakui beton porus sebagai permukaan permeabel yang mampu meningkatkan kesehatan air tanah. Selain itu, kesadaran lingkungan dan perlunya konstruksi berkelanjutan telah menginspirasi para peneliti dan praktisi untuk mengeksplorasi buangan bongkaran bangunan sebagai alternatif inovatif yang mengurangi penggunaan material alami yang berlebihan. Selama bertahun-tahun, sebagian besar produk sampingan FA (abu terbang) dan BA (abu dasar) yang dihasilkan dari penggunaan batu bara secara ekstensif sebagai sumber bahan bakar untuk pembangkit listrik telah diendapkan di kolam pembuangan menyebabkan gangguan pada ekosistem alami. Selain itu penggunaan serat polypropylene pada beton bertujuan untuk meningkatkan nilai kuat tarik dan lentur beton. Oleh karena itu, investigasi laboratorium ini mempersiapkan beton porus dengan abu terbang sebagai pengganti semen dengan penambahan serat polypropylene. Sifat mekanis dalam hal kekuatan belah dan respon waktu diinvestigasi.