Model Kausalitas Sistem Audit untuk Penilaian Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi pada Proyek Bangunan Gedung Menggunakan Rancang-Bangun Terpadu
Main Article Content
Abstract
Meningkatkan penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi telah terbukti menjadi strategi yang efektif untuk mencegah kecelakaan konstruksi. Sayangnya, sistem audit keselamatan yang ada saat ini masih belum sepenuhnya dikembangkan pada setiap tahapan siklus hidup proyek, terutama pada kontrak rancang-bangun terintegrasi untuk proyek-proyek konstruksi. Berdasarkan fenomena tersebut, maka disusunlah tujuan penelitian, antara lain (i) mengidentifikasi indikator dan sub indikator sistem audit penilaian kinerja, (ii) menyusun model kausalitas indikator dan sub indikator sistem audit penilaian pada setiap daur hidup proyek, khususnya pada kontrak rancang-bangun terintegrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan validasi ahli untuk mendapatkan indikator dan sub indikator audit sistem keselamatan. Selanjutnya dilakukan survei persepsi melalui kuesioner kepada para safety engineer dan safety staff di beberapa proyek konstruksi. Selanjutnya, data kuesioner dianalisis dengan menggunakan pemodelan persamaan struktural kuadrat terkecil untuk mengembangkan model kausalitas indikator dan sub-indikator keselamatan. Hasil penelitian memperoleh lima indikator dan delapan puluh enam sub-indikator dalam sistem audit keselamatan yang secara signifikan mempengaruhi kinerja penerapan keselamatan di proyek konstruksi. Sedangkan model kausalitas yang diperoleh Y1 = 0.2518X1 - 0.0308X2 - 0.3523X3 + 0.4188X4 - 0.0693X5 meliputi: (X1) Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi, (X2) Perencanaan Keselamatan Konstruksi, (X3) Dukungan Keselamatan Konstruksi, (X4) Operasional Keselamatan Konstruksi, (X5) Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi khususnya bagi penyedia jasa yang sedang menerapkan elemen-elemen sistem audit.