PERBANDINGAN CAMPURAN HIGH PERFORMANCE CONCRETE (HPC) DENGAN FLY ASH DAN NON FLY ASH BERDASARKAN KUAT TEKAN DAN DURABILITAS (STUDI KASUS PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA BANDUNG)

Main Article Content

Iskandar Purba
Suryadi
Febrian Ramadhan

Abstract

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) merupakan proyek Strategis Nasional yang memiliki trase sepanjang 142,3 Km dari Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar yang akan ditempuh dalam waktu 45 menit. Struktur Proyek KCJB dirancang dengan umur layan (service life) mencapai 100 tahun, sehingga diperlukan struktur yang memiliki kekuatan tinggi agar mampu menahan beban saat kereta melaju dengan kecepatan maksimum dan memiliki daya tahan yang tinggi, untuk itu digunakan beton yang memiliki layanan tinggi atau high performance concrete (HPC). Proyek KCJB menggunakan  HPC sesuai standar Tiongkok yang khusus untuk proyek kereta cepat yang menggunakan fly ash mencapai 30% yang masih jarang digunakan di Indonesia. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan antara beton non fly ash dengan beton fly ash 30%, didapatkan hasil bahwa beton dengan menggunakan fly ash memiliki kuat tekan yang tidak jauh berbeda dengan beton non fly ash, walaupun semen yang digunakan jauh lebih sedikit. Pengujian durability yang dilakukan terhadap beton dengan fly ash 30% ternyata memiliki nilai durability yang memenuhi standar proyek KCJB dan dapat disimpulkan bahwa beton dengan menggunakan fly ash 30% memiliki durability yang lebih baik dibandingkan beton non fly ash.


 


 


Kata kunci: Proyek KCJB, beton HPC, fly ash, kuat tekan, durability

Article Details

Section

Articles