Konstruksi Berkelanjutan Pada Tahap Pelaksanaan: Studi Kasus Proyek Polder Green Garden
Main Article Content
Abstract
Menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan pada sebuah proyek masih menjadi tantangan di beberapa negara. Menekankan konsep pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu ramah lingkungan, kehidupan sosial, dan kesejahteraan ekonomi. Dokumen desain, yang merupakan output dari tahap perencanaan, merupakan dokumen penting yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Kompleksitas proyek polder yang mendesak membutuhkan konsep konstruksi yang berkelanjutan. Proyek polder merupakan bagian dari program penanggulangan banjir di kota-kota besar, salah satunya di ibu kota Indonesia. Penelitian ini menjawab kesenjangan pada penelitian terdahulu dengan tujuan untuk mengidentifikasi kriteria dan subkriteria serta menganalisis tingkat penerapan konstruksi berkelanjutan pada tahap pelaksanaan studi kasus proyek polder. Metode penelitian dilakukan dengan mempelajari literatur penelitian terdahulu yang relevan dan peraturan-peraturan terkait. Analisis dilakukan terhadap dokumen proyek Polder Green Garden Jakarta berdasarkan kriteria dan sub-kriteria konstruksi berkelanjutan. Hasil penelitian diperoleh 14 kriteria dan 34 sub-kriteria penerapan konstruksi berkelanjutan pada tahap perencanaan proyek konstruksi. Berdasarkan hasil analisis terhadap dokumen detail engineering proyek Polder Green Garden Jakarta, didapatkan tingkat implementasi sebesar 52,94% (Kategori Cukup Diterapkan).