PENGOLAHAN AIR LIMBAH DARI PROSES PEMBAKARAN BIOMASSA RDF DENGAN PROSES KIMIA KOAGULASI : PENGARUH DOSIS DAN JENIS KOAGULAN
Main Article Content
Abstract
Proses pemanfaatan Biomassa RDF dalam sistem bioler menghasilkan air limbah dari proses wet scrubber. Air limbah yang dihasilkan mengandung paramater warna, kekeruhan dan TSS yang tinggi, Proses koagulasi dengan Koagulan ACH, PAC dan FeCl3 digunakan sebagai proses pengolahan pre-treatment. Dosis yang digunakan identik dari ketiga jenis koagulan dengan perbedaan konsentrasi koagulan yang digunakan. Hasil proses ini menunjukkan bahwa Penyisihan warna, kekeruhan dan TSS dengan ACH mencapai 89,2%, 96%, dan 99,2%. Sementara itu ketika menggunakan koagulan PAC, penyishan warna, Kekeruhan dan TSS dengan ACH mencapai 74.4%, 73.4% dan 80.5%. Hasil terbaik didapatkan dari penggunaan koagulaan ACH dengan removal efisiensi warna 50.7%, kekeruhan 82.5% dan TSS sebesar 89.4%. Dari hasil yang didapatkan, koagulan ACH mempunyai keunggulan dalam hal efisiensi dibandingkan dengan koagulan PAC dan FeCl3. Hasil statistic dari uji Tukey dan fisher Pairwise comparisons menunjukkan bahwa koagulan ACH yang paling efektif diantara ketiga koagulan.