Pemanfaatan Recycle Concreta, Abu Sekam Padi Dan Superplastisizer Sebagai Beton Ramah Lingkungan

Main Article Content

Tri Yuhanah

Abstract

ABSTRACT


Indonesia faces a major challenge in managing construction waste, especially concrete waste that is often not utilized optimally and only becomes a pile of garbage. The increasing demand for concrete increases the need for materials and cement production which has a negative impact on the environment. By formulating the utilization of concrete waste and rice husk ash, it has the potential to create an environmentally friendly concrete mixture. Given that the use of rice husk ash is water-absorbing and reduces the workability of concrete, to improve it, admixture materials such as superplasticizers are needed. This study highlights the potential for environmentally friendly concrete production using concrete waste and rice husk ash to ensure the sustainability of natural materials and produce maximum formulations. Variations in this study use concrete waste as a substitute for coarse aggregate with variants of 0%, 25%, 50%, 75 and 100%, rice husk ash as a substitute for 10% cement, and the addition of superplasticizers of 2% of the weight of cement. The results of the study showed that the best variation was obtained by using a mixture of 100% concrete waste, with 10% rice husk ash and 2% superplasticizer in variation 6, producing a slump of 9.442 cm, a compressive strength of 27.823 MPa and water absorption of 6.188%.


 


Keywords: Concrete Waste, Rice Husk Ash, Superplasticizer, Compressive Strength, Absorption


 


ABSTRAK


Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengelola limbah konstruksi, terutama limbah beton yang sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal dan hanya menjadi tumpukan sampah. Peningkatan permintaan beton meningkatkan kebutuhan bahan material dan produksi semen yang berdampak negatif pada lingkungan. Dengan memformulasikan pemanfaatkan limbah beton dan abu sekan padi berpotensi membuat campuran beton yang ramah lingkungan. Mengingat penggunaan abu sekam padi bersifat menyerap air menurunkan workabiliti beton, untuk memperbaikinya diperlukan bahan admixture seperti superplastisizer. Penelitian ini menyoroti potensi produksi beton ramah lingkungan dengan menggunakan limbah beton dan abu sekam padi untuk menjamin berkelanjutan bahan alami dan menghasilkan formulasi yang maksimal. Variasi penelitian ini menggunakan limbah beton sebagai substitusi agregat kasar dengan varian 0%, 25%, 50%, 75 dan 100%, abu sekam padi sebagai substitusi semen 10%, dan penambahan superplasticizer sebesar 2% dari berat semen. Hasil penelitian menunjukkan variasi terbaik diperoleh dengan menggunakan campuran limbah beton 100%, dengan abu sekam pada 10%  dan superplastisizer 2% pada variasi 6, menghasilkan slump 9,442 cm, kuat tekan 27,823 MPa dan penyerapan air sebesar 6,188%.


 


Kata kunci: Limbah Beton, Abu Sekam Padi, Superplasticizer, Kuat Tekan, Penyerapan Air

Article Details

Section

Articles