ANALISIS KINERJA PENGGUNAAN PLTS ATAP KAPASITAS 59,9 KWP KANTOR MARKETING PT. XYZ

Main Article Content

Ahmad Sahefi

Abstract

Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung upaya transisi energi terbarukan di Indonesia. Banten, dengan kondisi geografis yang menerima paparan sinar matahari sepanjang tahun, menyediakan kondisi ideal bagi pemanfaatan energi surya. Studi ini mengevaluasi potensi implementasi PLTS atap di wilayah Banten serta menganalisis kinerja sistem yang telah dipasang pada sektor komersial. PLTS atap dievaluasi berdasarkan aktual pemasangan, simulasi dengan Pvsyst dan standar IEC 62741 yaitu Faktor Hasil (Yf), Referensi Hasil (Yr), Rasio Performa (PR) dan Faktor Kapasitas (CUF). Berdasarkan evaluasi parameter kinerja standar IEC 62741 didapatkan hasil produksi PLTS 59,9 kWP dengan simulasi PVsyst adalah 79,46 MWH dalam setahun dengan parameter kinerja PR=79,02% sedangkan secara aktual energi yang diproduksi PLTS 57,15 MWh dengan PR=69,7%.  Penggunaan metode anova single factor, z-test, dan t-test menunjukan adanya perbedaan signifikan dalam efisiensi energi antara modul surya menghadap timur menunjukkan kinerja yang lebih baik, terutama karena intensitas cahaya matahari yang lebih lama diterima dan pengurangan efek shading. Prediksi kemampuan PLTS di masa depan menggunakan metode statistik menunjukkan bahwa metode Geometrik dan Gompertz paling mendekati hasil aktual dan diprediksi bahwa akan terjadi penurunan kemampuan produksi energi listrik yang dipengaruhi oleh umur kerja dari PLTS


Kata kunci: PLTS atap, Regresi Linear, PVsyst, IEC 62741

Article Details

Section

Articles