ANALISIS PARTIAL DISCHARGE PADA TERMINASI KUBIKEL GARDU INDUK 20 KV DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASOUND SEBAGAI PARAMETER DALAM ELECTRICAL FAULTS

Main Article Content

Ogi Tri Andika
Andi Makkulau

Abstract

Sangat penting untuk memeriksa kesehatan aset agar menjaga kinerja aset. Diagnosis kesehatan aset dapat dilakukan dengan menggunakan metode USG dari SDT. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui kesehatan asset pada gardu induk PLN, aset yang terdiagnosis adalah terminasi yang ada pada kubikel 20 kV. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif yaitu dengan pengambilan data secara langsung dilapangan. Dari hasil yang didapatkan Fasa R kabel Incoming masih memiliki performa baik akan tetapi terdapat friction, dan partial discharge minimum atau gesekan di bagian spectral temporal sinyal saat pengukuran dalam 5 detik pertama dengan rentang dBμV yang cukup lebar bandwidth frekuensinya. Fasa R bagian depan senilai 4.42 dBμV, bagian tengah Fasa R senilai 4.19 dBμV, dan bagian belakang fasa R senilai 4.21 dBμV. Fasa S incoming aman, di bagian sisi sekunder (tengah) memiliki sedikit permasalahan, ada indikasi loss voltage akibat flashover. Hasil pengukuran fasa S bagian depan = 5.42 dBμV, bagian tengah = 6.81 dBμV, dan bagian belakang = 6.38 dBμV. Fasa T incoming ketiga kabel memiliki sinyal karakteristik partial discharge Corona yang khas, pada bagian tengah didapatkan hasil pengukuran yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan sisi depan dan belakang. Dengan range dBμV hingga diatas 12.18 – 12.97 dBμV. Sedangkan Fasa T bagian depan 8.33 - 8.64 dBμV, dan Fasa T bagian belakang 9.22 – 9.68 dBμV.

Article Details

Section

Articles