STUDI UPRATING DAYA TRANSFORMATOR 2 70/20KV DARI 10MVA MENJADI 30MVA DI GARDU INDUK WLINGI - BLITAR
Main Article Content
Abstract
Beberapa tahun terakhir terjadi penigkatan kebutuhan listrik di Kabupaten Blitar sehingga mengakibatkan pertumbuhan beban yang sangat signifikan pada Trafo 2 Gardu Induk Wlingi . Keadaan tersebut menyebabkan Trafo 2 mengalami kelebihan beban dan melampaui beban maksimum yang ditentukan. Oleh karena itu diperlukan uprating untuk meningkatkan kapasitas daya Trafo 2 dari 10 MVA menjadi 30 MVA. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk memprediksi beban adalah metode regresi linier sederhana. Dari perhitungan peramalan beban tersebut digunakan untuk mengetahui hilangnya umur trafo dengan mengacu pada IEC - 60076 (1967). Kehilangan umur yang diperoleh sebesar 0,271% dalam satu tahun kurun waktu 15 tahun, sehingga diperkirakan Trafo 2 (30 MVA) mempunyai umur 27 tahun 9 bulan dan mempunyai sisa umur 12 tahun 9 bulan sampai tahun 2034. Trafo uprating akan berdampak pada switchgear dan pengaturan proteksi pada bay Trafo 2. Berdasarkan penentuan rating peralatan menurut IEC - 62271-1 (2007) diketahui terdapat penggantian pada beberapa peralatan setelah dilakukan uprating. Kemudian untuk setting proteksi terjadi perubahan keseluruhan akibat perubahan arus nominal primer dan sekunder trafo serta perubahan rasio CT yang digunakan. Dari perhitungan diatas juga dilakukan analisa simulasi aliran daya pada Trafo 2 setelah uprating daya, dapat diketahui bahwa prosentase pembebanan sebesar 44,88% dari kapasitas trafo yang baru (30 MVA). Sehingga setalah uprating trafo 2 diharapkan dapat menampung beban di wilayah Wlingi.
Kata kunci: Peningkatan Daya Trafo, Beban, Susut Umur, Serandang, Proteksi Trafo