MENETUKAN TITIK HOTSPOT PADA TOWER 150KV DI PSKB-PSKLM DENGAN MENGGUNAKAN KAMERA THERMOVISI
Main Article Content
Abstract
Hotspot merupakan kondisi dimana peralatan sistem Jaringan Transmisi baik di SUTT (Saluran Udara Tegangan
Tinggi) Maupun SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) mengalami panas yang terpusat pada satu titik
yang disebabkan akibat besarnya aliran arus yang melewati pada suatu peralatan. Anomali penyebab terjadinya
hotspot yang sering terjadi disebabkan oleh clamp nya kendor, kapasitas bebannya berlebihan, kotor / berkarat dan
perbedaan massa jenis, sehingga perlu ditindaklanjuti sesegera mungkin. Untuk itu diperlukan pengukuran rutin
sebagai pendeteksian dini terhadap 1able1h hotspot dengan cara melakukan In Service Measurement / Inspeksi
Level 2 dengan periode triwulan (6 bulanan / per semester) saat peralatan dalam keadaan berbeban. Untuk
mengetahui terjadinya hotspot maka diperlukan pengukuran suhu dengan metode thermovisi, dimana alat yang
digunakan adalah 1able1h imager satir G96. Hasil pengukuran selisih suhu clamp terhadap konduktor diambil
sebanyak 12 sempel dan diketahui 11 dalam kondisi baik dan 1 dalam kondisi rencanakan perbaikan yaitu pada
fasa R Penghantar 2 arah Pasar kemis baru dimana 1able1h hotspot pada titik ini disebabkan clamp nya kendor,
kotor, korosi / berkarat, hingga mencapai suhu 42,5,⁰C dengan arus maksimum yang di capai 670 ampere dan arus
saat di 1able1h sebesar 520 ampere dan harus segera dilakukan perbaikan agar tidak mengganggu keandalan
sistem. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif, karena data yang digunakan dalam
penelitian ini dalam bentuk angka dari mulai pengumpulan data, pengolahan atau perhitungan data, hingga hasil
yang di dapatjuga dalam bentuk angka.
Kata kunci : 1able1h hotspot, metode thermovisi, jaringan transmisi