PENYEIMBANGAN BEBAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI PADA GARDU ABE011 UNTUK MENGURANGI KERUSAKAN TRAFO OVERLOAD
Main Article Content
Abstract
Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada beban – beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut timbulah arus di netral trafo. Maka dari itu dibuatlah sebuah analisa dengan menggunakan metode perbandingan dengan cara mengukuran beban pada saat sebelum dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban dan dibandingkan dengan pada saat sesudah dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban. Batas standar toleransi ketidakseimbangan ini mengacu pada SE.17 tahun 2014 tentang pemeliharaan trafo dan idealnya. Penyeimbangan beban ini dilakukan dengan cara memindahkan sebagian beban di fasa yang berbeban tinggi ke fasa yang berbeban lebih rendah sehingga dihasilkan beban fasa yang seimbang. Hasil analisa menunjukan bahwa pada saat sesudah dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban, nilai arus netral di penghantar netral trafo dan arus netral yang mengalir ke ground lebih kecil sehingga susut yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan pada saat sebelum dilakukan pekerjaan penyeimbangan beban. Analisis ini mencakup perhitungan ketidakseimbangan beban, rugi-rugi daya, rugi-rugi energi, dan rencana penyeimbangan beban pada gardu ABE011. Hasil perhitungan menunjukkan persentase ketidakseimbangan beban sebesar 28% turun menjadi 9% pada pengukuran LWBP dan 33% turun menjadi 3% pada pengukuran WBP.
Kata kunci : Ketidakseimbangan Beban, Arus Netral