ANALISIS PERBANDINGAN PENGUKURAN KWH METER ANALOG DENGAN KWH METER DIGITAL TERHADAP LOSSES PADA PELANGGAN PT. PLN (PERSERO) ULP MANTINGAN
Main Article Content
Abstract
Setiap pengukuran energi listrik memiliki peran yang vital dan sangat menentukan. Kilo Watt Hour (kWh) meter merupakan peralatan yang digunakan untuk dapat mengukur suatu nilai atau harga dari penggunaan listrik (watt jam) dalam kurun waktu yang digunakan. Permasalahan losses yang terjadi pada kWh Meter menjadi salah satu masalah. Permasalahan yang dihadapi bagaimana cara agar pembacaan dan pengukuran dari penggunaan listrik terukur dengan baik. Pada studi ini tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui saat perhitungan deviasi kWh meter menunjukkan hasil tidak lebih dari toleransi deviasi kWh yang diperbolehkan yaitu hasil -1% dan +1% atau clas yang pada name plate pada kWh meter dan untuk memperbaiki losses energi listrik, mulai dari kesalahan kWh Meter secara teknis maupun non-teknis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melakukan komparasi pada setiap kWh meter dengan type yang berbeda. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pengukuran kWh meter analog 2,68% dan 0,83% untuk kwh meter digital 0,94% dan -100% dalam hal ini, penentuan kWh secara non-teknis lah yang biasanya menyumbang rugi-rugi yang cukup besar, yang dimana didapatkan data dan spesifikasi hingga deviasi kWh Meter dan dari hasil studi yang lakukan terhadap pengujian secara Non Teknis, tenyata hal inilah yang menyumbang losses dalam skala yang besar.
Kata kunci: kWh meter, Losses, Pengukuran, Akurasi