ANALISIS PENGARUH KORONA TERHADAP RUGI-RUGI DAYA DAN ENERGI TAK TERJUAL PADA KUBIKEL SISTEM DISTRIBUSI 20 KV

Main Article Content

Gerald Andika Septian Sitorus
Retno Aita Diantari
Andi Makkulau

Abstract

Didalam sistem distribusi tenaga listrik 20 kV sering mengalami gangguan yang dapat menurunkan kehandalan sistem distribusi tenga listrik. Gangguan ini yaitu korona, korona akan menghasilkan rugi-rugi daya dan energi tak terjual dalam penyaluran energi listrik. Rugi-rugi daya dan energi tak terjual akibat korona tersebut dipengaruhi oleh temperature kubikel, kelembapan kubikel, luas penampang kawat penghantar, keadaan permukaan kawat penghantar, jarak antar kawat penghantar dan lama waktu terjadinya korona. Melalui metode penelitian kuantitatif kausal komparatif pada penelitian ini maka diketahui rugi-rugi daya dan energi tak terjual akibat korona dapat direduksi dengan pemasangan heater pada kubikel, memperbesar jarak antar penghantar, menghindari adanya sudut dan kecacatan pada permukaan isolasi penghantar serta inspeksi berkala. Terjadinya rugi daya dan energi tak terjual akibat korona pada gardu T275P, BN2 dan KN204P diperoleh dari beberapa persentase. Berdasarkan hasil perhitungan gardu T275P menghasilkan rugi-rugi daya sebesar 44,5 kW dan energi tak terjual Rp. 1.190.542,32. Pada gardu BN2 mengasilkan rugi-rugi daya 82,5 kW dan energi tak terjual Rp. 2.207.185,2. Kemudian pada gardu KN204P rugi-rugi daya yang dihasilkan 51,2 kW dengan energi tak terjual sebesar Rp. 1.370.015,46.


Kata Kunci: Korona, Rugi-rugi daya, Energi tak terjual, Kubikel 20 kV

Article Details

Section

Articles