STUDI PENGARUH KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TERHADAP JARINGAN ARUS NETRAL DAN LOSSES DALAM PENYALURAN LISTRIK PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH

Main Article Content

Kukuh Aji Priambodo Kukuh Aji Priambodo
Andi Makkulau Andi Makkulau

Abstract

Distribusi listrik adalah suatu sistem penyaluran energi listrik dari penyulang ke rumah konsumen. Dalam penyaluran energi listrik, terdapat beberapa komponen penting yang berfungsi untuk menyalurkan energi listrik. Salah satu komponen penyaluran energi listrik tingkat distribusi adalah transformator distribusi. Transformator distribusi adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah level atau tingkat tegangan dari tinggi ke rendah atau sebaliknya. Dalam distribusi listrik terdapat peristiwa ketidakseimbangan beban yang dapat mempengaruhi dalam penyaluran energi listrik. Salah satunya adalah gardu K2-685 yang memiliki ketidakseimbangan cukup tinggi. Ketidakseimbangan beban adalah beban antar fasa tidak memiliki nilai yang sama. Ketidakseimbangan beban dapat diakibatkan beberapa faktor, baik faktor internal dan eksternal. Ketidakseimbangan beban dapat merugikan pihak PLN selaku penyedia jasa listrik. Beban yang tidak seimbang akan mengalir di kawat netral dan akan terjadi rugi-rugi. Rugi-rugi adalah arus yang tidak digunakan pada suatu jaringan listrik. Ketidakseimbangan beban dapat mempengaruhi arus netral yang berbanding lurus dengan rugi-rugi. Semakin besar ketidakseimbangan maka arus pada penghantar netral dan rugi-rugi akan semakin besar. Dalam mengatasi ketidakseimbangan beban dapat dilakukan analisa, perhitungan dalam pemasangan baru, dan pemeliharaan tiap berkala dalam menjaga kehandalan penyaluran tenaga listrik yang mudah terjadi di perkotaan.


 


Kata kunci: Distribusi listrik, Transformator Distribusi, Ketidakseimbangan beban

Article Details

Section

Articles